Rss Feed
  1. Sarang Angin

    Rabu, 19 April 2017

    Seperti hari yang selalu ku jelang
    Dengan menggiring angin untuk selalu kembali ke sarangnya
    Berharap angin masih diberi kesempatan
    Untuk pulang ke tempat dimana ia harus kembali

  2. Nama

    Kamis, 13 April 2017

    Deretan abjad acak lama-lama kian terbentuk
    Terangkai nama
    Seperti menuntun rindu yang hilang arah
    lama-lama ditemukannya jalan kembali
    Pulang
    entah
    Apakah kutemukan pula namaku dalam aksaramu?

  3. Apakah kelak aku adalah anginmu
    yang menukarkan api jadi jingga
    yang semburat di cakrawala penghujung senja
    tanpa mendesirkan kehilangan
    dari rinduku yang lebam

  4. Malam beranjak
    Langit sudah tak menyisakan apa-apa lagi
    Selain bayanganmu
    Bi

  5. Sesore ini tapi awan-awan masih melukiskan wajahmu
    Kemudian gerimis turun
    Wanginya seperti memaksaku meluruh
    Dan berjatuhan menjadi titik-titik gerimis
    Di kaca jendelamu

  6. Kenapa hati tidak sekuat itu menampung rasa yang bergemuruh menjadi badai,
    Kemudian lama-lama tergenang di pelupuk mata
    Lalu jatuh menjadi bulir-bulir kesedihan
    Yang hanya bisa kupunguti repih-repihnya
    Kemudian aku tau, sesak di dada ini adalah bukti
    Bahwa hati sedang tidak bercanda menguji tuannya

  7. Ada rumah di kepalaku
    tempat dimana aku menempatkanmu
    di ingatan terbaikku
    (hidemeondsky)

  8. Matahari tenggelam
    Para petani telah pulang
    tapi seseorang masih sibuk memanen sesuatu
    mungkin masa lalunya